Kuliah Umum Dan Dialog Bersama Menteri Pertahanan RI

Posted by admin on 09 Februari 2011 in Kategori | INFO KAMPUS


Berlangsung di Aula A 300 Kampus Utama Universita Katolik Widya Mandira Kupang. Menteri Pertahanan RI Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, MA, M.Sc memberikan kuliah Umum dan Dialog Publik. Ada empat point yang disampaikan dalam kegiatan tersebut diantaranya :

  1. Pemahaman Tentang Negara Kepulauan,
  2. Kondisi Umum Wilayah Perbatasan,
  3. Masyarakat Lokal: Pemuda dan Mahasiswa Indonesia,
  4. Kebijakan & Strategi
Kuliah Umum dan Dialog Publik ini dibuka oleh Gubernur NTT, Drs. Frans Leburaya.  Turut hadir rombongan Menteri Pertahanan RI, para Bupati se-NTT, Komandan Lantamal VII Kupang,Laksma TNI Sukatno,SE, Danrem Wirasakti Kupang, Kolonel ARH I Dewa Ketut Siangan, Komandan Pangkalan Angkatan Udara El Tari, Letkol Pnb Joko Winarto, Rektor UNWIRA Kupang, Pater Yulius Yasisnto,SVD, dan Rektor Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, Prof Dr. Florentinus Gregorius Winarno, Ketua Yapenkar, Pater Dr. Gregorius Neonbasu, SVD, para rektor dan dosen berbagai perguruan tinggi di kota kupang, para biarawan/ti, dan ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Kupang. Kuliah umum ini dipandu oleh Pius Rengka. Dari kuliah umum dan dialog tersebut beberapa kesimpulan yang membawa konsekuensi sebagai Negara Kepulauan terbesar di Dunia, diantaranya:
  1. Menuntut kesungguhan terhadap Pengelolaan atas wilayah yang luas. Saat ini masih banyak pulau yang belum diberdayakan.
  2. Kemampuan untuk menjaga dan melindungi wilayah kedaulatan (kombinasi antara kesejahteraan & keamanan)
  3. Laut harus dipandang sebagai pemersatu, bukan sebagai pemisah.
  4. Transformasi cara pandang terhadap geopolitik sebagai negara kepulauan terbesar dengan posisi strategis (posisi silang) sehingga memberi manfaat sebesar-besarnya.
  5. Kultur masyarakat yang masih berorientasi kontinental (daratan) sangat bertentangan dengan karakteristik negara kepulauan. Kultur negara maritim dengan jiwa bahari harus ditumbuhkan.
  6. Sebagai negara kepulauan sangat kaya akan sumber daya alam terutama di laut, namun sumber daya kelautan masih sangat minim dikelola, terutama di zona tambahan, ZEE, Landas Kontinen, Laut Bebas & Dasar Laut Dalam.
  7. Penegasan batas wilayah menjadi prioritas KIB II.

 

 

BERITA TERKAIT

Dialog Jurnalis Pelajar Dan Mahasiswa
Invitasi Bola Volly UNWIRA
Investasi Bukan Solusi Atasi Kemiskinan
Jadikan NTT Provinsi Wirausaha
Pemilihan Dekan Fakultas Teknik